Rekomendasi Untuk Temu Teman XI

Posted: 21 Juli 2012 in Info Temu Teman X

A. Rekomendasi Umum
1. Temu Teman merupakan media silaturahmi dan wadah ekspresi serta forum dialektika intelektual bagi teater mahasiswa se-nusantara untuk membuat visi kebangsaan dan perubahan secara bersama-sama.
2. Temu Teman Xi diharapkan memiliki tematik dan misi yang jelas agar output yang dihasilkan dari pelaksanaan Temu Teman tersebut juga jelas seperti mengangkat persoalan daerah tersebut entah yang berhubungan dengan persoalan kesenian maupun yang lainnya.
3. Temu Teman XI agar memberikan ruang bagi masyarakat atau bisa juga Temu Teman XI hadir di tengah masyarakat agar dapat berkontribusi positif selama pelaksanaan.
4. Peserta difokuskan di satu areal baik penginapan maupun pelaksanaan.
5. Adanya dialektika intelektual yang terjadi agar Temu Teman betul-betul menjadi ruang edukasi dan pembelajaran bagi teater mahasiswa. Diskusi tersebut lebih spesifik mengarah pada sisi lain dari pertunjukan semisal diskusi khusus penyutradaraan yang dimentori oleh sutradara-sutradara yang hadir dan berpentas di Temu Teman. Atau juga mengenai hal-hal lain yang berhubungan dengan politik, sosial ataupun lingkungan masyarakat.
6. Acara tidak terlalu padat, tidak ada double acara pada satu waktu juga tidak kosong. Selain itu juga penataan agenda yang sistematik untuk temu wicara.
7. Panitia lebih konsisten dengan keputusan dan agenda yang telah direncanakan, dan jika ada perubahan segera diinformasikan dengan jelas ke calon peserta.
8. Panitia jangan terlalu memanjakan peserta, karena pada prinsipnya Panitia adalah fasilitator, bukan penyelenggara sepenuhnya.
9. Latihan bersama menjadi agenda penting yang perlu dilaksanakan.

B. Rekomendasi khusus
Berdasar evaluasi atas pelaksanaan Temu Teman X Purwokerto, maka dirasa perlu ada rekomendasi khusus untuk Temu Teman XI sebagai berikut :
1. Rekomendasi khusus yaitu terletak pada pertunjukan yang diharapkan ada pemaksimalan dari seluruh segi pertunjukan, baik tema, konsep garapan maupun estetika yang dibangun. Karenanya, dikira perlu adanya sebuah penyeleksian secara internal kepanitiaan dengan cara membuat tim khusus untuk menyeleksi pertunjukan yang akan dipentaskan pada Temu Teman XI.
2. Penilaian terjadi dalam kondisi tertentu, seperti jika pendaftar pementasan melebihi batas kuota, atau jika kurangnya keterwakilan wilayah yang dirasa perlu untuk diangkat.
3. Penilaian tersebut terletak pada data, kedisiplinan, kelengkapan serta kesiapan proses atau hal lainnya bagi calon pementas.
4. Pertunjukan juga menyediakan ruang outdoor bagi peserta yang tidak memeiliki eksempatan indoor, dan pertunjukan outdoor tersebut juga harus melalui seleksi internal kepanitiaan.
5. Penyeleksian tersebut melalui beberapa proses seperti :
Calon pementas mengirimkan Proposal Pertunjukan yang berisi Tema, essai, konsep penyutradaraan, dokumentasi latihan berupa foto/video atau data-data lain yang mendukung kiranya.
6. Penyeleksi adalah Tim yang ditunjuk oleh tuan rumah untuk menentukan pementasan mana yang berhak tampil di temu Teman XI. Beberapa penyeleksi diharapkan melibatkan keterwakilan dari panitia, akademisi, praktisi teater serta perwakilan teater mahasiswa baik yang dipilih mewakili regional maupun nasional.
7. Penyeleksi bertanggungjawab dalam menentukan pementasan dengan membuat tulisan sebagai tanggapan umum tentang penilaian terhadap pementasan mana yang berhak lolos atau tidak.
8. Jika mampu, penyeleksi dihadirkan dalam pementasan.
9. Selain itu juga menjaga independensi penyeleksi, agar tidak ada campur tangan pihak tertentu yang berkepentingan secara politis.
10. Mengenai waktu dan proses penyeleksian diserahkan kepada panitia Temu Teman XI dengan catatatan memberikan kelonggaran bagi calon pementas untuk mendaftar dan menyiapkan.
11. Hal-hal lain yang spesifik diserahkan kepada kepanitiaan Temu Teman XI.

Demikian rekomendasi untuk kepantiaan Temu Teman XI agar dijadikan sebagai bahan pertimbangan bagi pelaksana dan teater mahasiswa se-nusantara.

Iklan
Komentar
  1. sepertinya ada yang berubah
    mengutip rekomendasi khusus point 1
    “1. Rekomendasi khusus yaitu terletak pada pertunjukan yang diharapkan ada pemaksimalan dari seluruh segi pertunjukan, baik tema, konsep garapan maupun estetika yang dibangun. Karenanya, dikira perlu adanya sebuah penyeleksian secara internal kepanitiaan dengan cara membuat tim khusus untuk menyeleksi pertunjukan yang akan dipentaskan pada Temu Teman XI.”

    bukannya ajang temu teman ada ajang silaturahmi untuk para pekerja teater senusantara dan dalam ajang ini tidak ada sistem penilaian kalau mengutip apa yang tertera dalam rekomendasi di atas “menyeleksi pertunjukan yang akan di pentaskan di temu teman”
    berarti hari ini temu teman telah menggunakan sistem kurator (seleksi)

    apakah ada yang salah jika temu teman di menyeleksi kawan2 yang akan tampil??? atau mungkin ajang ini akan diubah menjadi sebuah festival yang dimana “ANGKA” menjadi penentu semuanya

    menurut saya kawan2 teatrawan kampus yang akan hadir pada ajang temu teman pasti akan menampilkan garapan2 terbaik yang ada di kampus mereka
    kenapa harus disleksi?? apakah silaturahmi ini memilih2 siapa yang bagus dan yang tidak bagus disingkirkan??

  2. KonYoL item berkata:

    Saya sepakat dengan kawan syarif hidayatullah labha,,

    Kenapa Temu Teman menjadi ada penyeleksian. Jika menilik dari nama acara ini Temu Teman Teater Nusantara, memiliki esensi bertemu dengan teman-teman teater dari seluruh Nusantara dan tidak ada batasan yang ada, dan kenapa saya suka dengan acara ini dari tahun ke tahun karena TTMN adalah wadah yang tidak melihat ANGKA-ANGKA, penilaian berasal dari penonton bukan dari para ahli karena seni bukan untuk dinilai tapi dinikmati. TTMN ini bukan festival untuk mencari siapa yang terbaik. Jika harus ada kurasi lebih baik bermain di FESTIVAL yang jelas-jelas ada penilaian.

    INI TEMU TEMAN TEATER BUNG BUKAN FESTIVAL.

    Jika sekarang TTMN mempunyai kurator mau jadi apa TTMN mendatang apakah ada yang menjadi juara 1?! itu yang diharapkan ?!

    SANGAT DISAYANGKAN.

  3. Binyo Bumi Wijaya (UNGGUN) berkata:

    Untuk abang syarif dan abang tupet (konyol) setelah saya membaca wordpress ini mungkin sedikit saya coba menyimpulkan.. hehehe

    Yang dimaksud dengan seleksi disini bukan berarti semacam lomba2 teater yang ada, tetapi seleksi dalam wilayah proses dan kesiapan (B. Point 3) dalam mementaskan sebuah petunjukan di temuteman… istilahnya tidak ada ANGKA 1 atau ANGKA yg lain setelah pementasan.
    artinya fungsi dari seleksi disini bukan dalam wilayah mencari siapa yang menang ataupun yang kalah..
    dan menurut saya lebih rancu lagi kalau pementasan itu di seleksi oleh uang pendaftaran (siapa cepat daftar itu yang mentas) 🙂

    Dan masalah esensi silahturahmi, jelas tidak terpengaruh kok dan masih menjadi jiwa temuteman.. tertera pada A. Point 1,5 dan 6, tenang saja lingkaran2 kebersamaan akan selalu ada kok 🙂

    Sebenarnya rekomendasi-rekomendasi diatas menurut saya adalah hasil dari refleksi 10 tahun temuteman, yang tentunya mempunyai sifat untuk membangun temuteman dari segi kwantitas maupun kwalitas kedepannya, yang dibutuhkan sekarang adalah kebesaran hati teman2 semua…

    Logikanya kalau kita berbicara silahturahmi, apakah kawan2 yang mungkin nanti tidak terseleksi pentas tidak menghadiri temuteman? jika iya, maka tujuan atau esensi teman2 menghadiri temuteman hanya sekedar pentas saja, tidak dalam esensi yang sebenarnya yaitu SILAHTURAHMI.

    Intinya rekomendasi ini menurut saya adalah, temuteman sudah melewati sepuluh tahun dalam berkarya dalam mengisi perteateran nusantara.. tetapi adakah “NILAI” yang telah diberikan temuteman di Nusantara ini baik dari seni, budaya, sosial, politik dan kebangsaan?

    “NILAI” ini mungkin yang menjadi eksperimen dalam temuteman XI nanti di Medan sesuai dengan rekomendasi diatas…

    note: arti FESTIVAL sebenarnya itu bukan lomba atau pertandingan…

  4. totosik berkata:

    temu teman tetap lah temu teman…yang penting bisa bertemu sama teman-teman se nusantara (silaturahmi) …itu intinya… dan pasti pengen donk menampilkan karya nya masing-masing, knp harus di seleksi,,, jika ada penyeleksian pasti jauh dekatnya, ada persaingan. jika ada persaingan pastinya ber tolak belakang donk dgn silaturahmi, yg pengen di capai di TTM

Terimakasih Buat Kunjungan Teman-teman semua..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s